• UNPAR+

Value Branding : “Ide Menjadikan merek Lokal menjadi Top Brand”

Diperbarui: 20 Jul 2021

Banyak dapat kita temukan brand-brand lokal / asli Indonesia yang telah sukses menjadi top brand di tanah air, namun lebih banyak lagi yang berada di bawah bayang-bayang merek luar




Banyak dapat kita temukan brand-brand lokal / asli Indonesia yang telah sukses menjadi top brand di tanah air, namun lebih banyak lagi yang berada di bawah bayang-bayang merek luar. Bila kita analisis dari kualitas sebetulnya tidak jauh berbeda, atau bahkan terkadang produk lokal lebih baik. Namun persepsi konsumen yang telah dibuat sebaliknya, sehingga sering kita mendengar atau melihat orang Indonesia yang lebih bangga menggunakan produk luar dibanding produk lokal.


Sebetulnya apa yang menjadi kendala saat sebuah brand lokal ingin masuk ke dalam benak konsumen dan menjadikan brand tersebut menjadi top of mind, first choice atau apapun?. Sayangnya ternyata bukan faktor fungsional namun lebih kepada faktor emosional / persepsi. Tentu akan banyak sekali faktor-faktor yang turun berperan, namun hal-hal tersebut dapat dianalisis dan dikembangkan melalui tiga bagian utama, yaitu: the quality of product, the added value given, dan the way the Brand communicates it self . Ketiga bagian tersebut selanjutnya akan saya sebut sebagai bagian dari Value Branding .


Apa itu Value Branding; adalah sebuah pendekatan analisis dan praktis mengenai strategi marketing yang bukan berpusat pada sisi fungsional sebuah produk namun lebih kepada emotional values. Dan bagaimana menemukan, mengkombinasikan, dan mengkomunikasikan value tersebut adalah hal-hal yang akan berkembang dari ketiga bagian dasar yang telah saya sebutkan sebelumnya, yaitu:


The Quality of Product

Kualitas adalah pangkal dari terciptanya suatu brand image. Kualitas mencerminkan nilai brand Anda di tengah-tengah pasar, dan berkat perkembangan teknologi informasi yang semakin dinamis membuat seorang konsumen lebih pintar / teliti dalam mengkonsumsi sebuah produk. Mereka tidak akan mudah terpengaruh dengan “make up” sebuah brand namun mereka akan melakukan simple research mengenai kualitas dari produk tersebut sebelum melakukan pembelian, apakah melalui internet, off line testing hingga rekomendasi dari rekan-rekan mereka.

The Added Value Given


Dalam memberikan value bagi sebuah produk ada dua hal utama, yaitu tangible dan intangible. Tangible akan berhubungan dengan fungsi, kemasan, dan harga yang dibuat. Sedangkan Intagible akan lebih erat berhubungan dengan sisi emosional dan service.


Salah satu kekuatan yang dimiliki oleh merek luar adalah lebih kepada sisi emosional yang diberikan, karena dari segi kualitas produk sebetulnya produk nasional tidak kalah dengan dengan produk luar. Dan sayangnya dari sisi emosional merek lokal sering dipersepsikan lebih rendah dibandingkan dengan merek luar.

The Way The Brand Communicates It Self


Hal ini akan berkaitan dengan strategi promosi, message, dan pilihan channel komunikasi yang sesuai dengan target market. Message yang unik bila disampaikan dengan tidak tepat akan mengakibatkan misunderstanding mengenai brand image yang hendak dibuat oleh pemasar. Dan sekali lagi merek luar dapat mengungguli merek-merek lokal dalam melakukan hal-hal demikian.


Berdasarkan analisis atas ketiga bagian utama di atas maka berikut adalah ide-ide yang dapat membantu Anda untuk mengembangkan brand lokal Anda menjadi Top brand di benak konsumen:



Create High Quality Product Development; ciptakan dan kembangkan produk dengan kualitas terbaik ataupun minimal mempunyai kualitas yang sama dengan merek luar. Hal tersebut adalah dasar dari terciptanya suatu strong brand image.


Find The Local Values that align with The Brand’s values; temukan nilai-nilai lokal yang dapat dipadankan dengan nilai brand tersebut. Hal tersebut untuk menciptakan passion lokal terhadap brand image yang hendak dibentuk. Nilai-nilai tersebut dapat dimasukkan dalam segi disain, komunikasi, dan lain-lain.


Boost up Word Of Mouth Marketing; rekomendasi adalah cara promosi terbaik, karena konsumen akan lebih mempercayai rekan-rekan mereka dibanding iklan-iklan yang dibuat oleh brand tersebut. Untuk menciptakan / meningkatkan WOM tingkatkan kegiatan komunikasi dua arah yang efektif, buat kegiatan-kegiatan offline yang memberikan experience of the product kepada konsumen. Selain itu juga lakukan engagement dengan komunitas-komunitas yang sesuai dengan profil target market.


Creative Green Packaging; buatlah packaging yang kreatif dengan bahan yang ramah lingkungan, karena pasar kini cukup konsen dengan kepedulian sebuah brand terhadap pelestarian lingkungan. Packaging yang menarik disesuaikan dengan nilai-nilai brand dan lokal juga dibuat dengan bahan yang ramah lingkungan akan menciptakan persepsi positif terhadap brand yang turut berperan dalam lingkungan tempat mereka berinteraksi.


Connect and Involved in society movement; terlibatlah dengan kampanye-kampanye ataupun gerakan-gerakan yang dilakukan masyarakat mengenai kepedulian sosial ataupun lingkungan. Ini adalah salah satu strategi pencitraan dan perwujudan kepedulian sebuah brand terhadap lingkungan di mana target market berada.